"Maka sekali peristiwa apabila dikuburkannya seorang Anu, tiba-tiba terlihat mereka itu suatu pasukan, lalu dicampakkannya orang mati itu kedalam kubur Elisa, maka baru orang mati itu dimasukkan kedalamnya dan kena mayat Elisa itu, maka hiduplah orang itu pula, lalu bangun berdiri.
Di sini menyebutkan malah tulang-tulang Ilyas (Elisa) dapat menghidupkan orang mati.
Jadi bukan Yesus saja dapat menghidupkan orang mati, bahkan tulang-tulang Ilyas dapat menghidupkan orang mati.
Jadi bukan Yesus saja dapat menghidupkan orang mati, bahkan tulang-tulang Ilyas dapat menghidupkan orang mati.
Yang berarti Tulang-tulang Ilyas adalah tulang-tulang Ketuhanan.
Kalau Yesus diwaktu hidupnya dapat menghidupkan orang mati, akan tetapi Elisa diwaktu tidak bernyawa, malah hanya dengan tulang-tulangnya yang didalam kubur dapat menghidupkan orang mati.
Kalau Yesus diwaktu hidupnya dapat menghidupkan orang mati, akan tetapi Elisa diwaktu tidak bernyawa, malah hanya dengan tulang-tulangnya yang didalam kubur dapat menghidupkan orang mati.
Kalau perbuatan Yesus dikatakan ajaib, maka Elisa lebih ajaib dari pada Yesus.
Jadi seharusnya Ilyas-pun dianggap Tuhan juga.
Jadi seharusnya Ilyas-pun dianggap Tuhan juga.
0 comments:
Post a Comment